Senin, 07 April 2014

CONTOH ELEMENT MULTIMEDIA KOMUNIKASI


Bahan yang diamati adalah :

Company Profile Nusantara Tour

 

1.      Opening :

Berupa Tampilan Logo Nusantara, beserta Web, Facebook & Twitter Nusantara. Sebagai penunjang Promosi.

 

2.      Isi :

Menjelaskan secara singkat Product yang kita jual, Seperti :

a.      Reservasi Hotel Domestik & International ( Dengan Gambar penunjang Hotel ).

b.      Tiket Pesawat Domestik & International ( Dengan Gambar penunjang Pesawat ).

c.       Tiket Kereta Api ( Dengan Gambar penunjang Kereta Api ).

d.      Tour Inbound ( Dengan gambar point of interst obyek wisata Jawa tengah, Seperti : Pagoda Avalokitesvara ).

e.      Paket Tour Domestik ( Dengan gambar point of interst Bali, Seperti : Danau Bedugul ).

f.        Paket Tour International ( Dengan gambar point of interst obyek wisata Bangunan di Roma ).

g.      Mice ( Meeting, Incentive, confention, Extibition ) Dengan gambar penunjang Trakking di Kali Adem.

h.      Dokumen Perjalanan ( Melayani Pembuatan Passpor, Visa & Dokumen lainnya seputar perjalanan wisata ).

i.        Asuransi Perjalanan.

 

3.      Penutup :

Sama seperti Opening, yaitu Berupa Tampilan Logo Nusantara, beserta Web, Facebook & Twitter Nusantara. Sebagai penunjang Promosi. Perbedaannya hanya terdapat dalam Efek-efeknya saja.

 

4.      Menjelasakan secara Element Multimedia :

a.      Secara Element Teks :

Teksnya dengan Jenis tulisa Arial dan Bold, Tulisan dan kalimat yang di tampilkan tetap berpatokan pada EYD.

b.      Secara Element Graphic :

Terdiri dari obyek berupa garis-garis, kotak shading gambar datang, gambar pergi. Dan beberapa element warna yang lebih didominasi Merah dan Biru tua sebagai ciri Khas warna Nusantara Tour.

c.       Secara Element image ( Gambar ):

Gambar yang ditampilkan seperti yang sudah di jelaskn di Isi, yaitu seputar product yang dijual seperti : Paket Tour Domestik ( Dengan gambar point of interst Bali, yaitu Danau Bedugul )

d.      Secara Element Audio :

Dengan penunjang Sound Lagu orchestra penyemangat dan suara seriosa.

e.      Secara Element Visual :

Menggunakan aplikasi software Adobe After Effect. Item yang dipakai di dalamnya meliputi : Shape, animasi Text, animasi garis dibuat secara manual, dan efek-efek seperti cc particle world,  glow effect, fractal Noise, cc radial fast blur dsb.

 

Kamis, 06 Februari 2014

RESUME Pemikiran Marshall McLuhan's Mengenai Pengertian Global Village

Desa Global adalah konsep mengenai perkembangan teknologikomunikasi di mana dunia dianalogikan menjadi sebuah desa yang sangat besar. Marshall McLuhan memperkenalkan konsep ini pada awal tahun 60-an dalam bukunya yang berjudul Understanding Media: Extension of A Man. Konsep ini berangkat dari pemik.
Konsep ini berangkat dari pemikiran McLuhan bahwa suatu saat nanti informasi akan sangat terbuka dan dapat diakses oleh semua orang. Pada masa ini, mungkin pemikiran ini tidak terlalu aneh atau luar biasa, tapi pada tahun 60-an ketika saluran TV masih terbatas jangkauannya, internet belum ada, dan radio masih terbatas antardaerah, pemikiran McLuhan dianggap aneh dan radikal.
Desa Global menjelaskan bahwa tidak ada lagi batas waktu dan tempat yang jelas. Informasi dapat berpindah dari satu tempat ke belahan dunia lain dalam waktu yang sangat singkat, menggunakan teknologi internet. McLuhan meramalkan pada saatnya nanti, manusia akan sangat tergantung pada teknologi, terutama teknologi komunikasi dan informasi. McLuhan memperkirakan apa yang kemudian terjadi pada masa sekarang, di abada ke-2o seperti saat ini.
McLuhan memperkirakan pada masa digital dan serba komputer tersebut, persepsi masyarakat akan mengarah kepada perubahan cara serta pola komunikasi. Bagaimana pada saat itu, masyarakat tidak akan menyadari bahwa mereka sedang mengalami sebuah revolusi komunikasi, yang berefek pada komunikasi antarpribadi. Di atas level komunikasi interpersonal yakni komunikasi antara dua-tiga orang, pada masa desa global benar-benar terjadi trend komunikasi akan ke arah komunikasi massa, yakni bersifat massal dan luas. Di mana pembicaraan akan suatu topik dapat menjadi konsumsi dan masukan bagi masyarakat luas, kecuali, tentu saja, hal-hal yang bersifat amat rahasia seperti rahasia perusahaan, rahasia negara, keamanan-ketahanan. Semua orang berhak untuk ikut dalam pembicaraan umum, dan juga berjak untuk mengkonsumsinya, tanpa terkecuali.
McLuhan menyatakan bahwa desa global terjadi sebagai akibat dari penyebaran informasi yang sangat cepat dan massive di masyarakat. Penyebaran yang cepat dan massive ini menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (media massa). manusia pada masa itu akan lebih menyukai komunikasi audiovisual yang ateraktif, informatif, dan menghibur. Bertentangan dengan “kekuatan” teknologi media massa, manusia tidak akan mengagumi internet seperti pada awal kehadirannya di tengah masyarakat, sekalipun Internet dapat menghubungkan satu orang dengan orang lainnya dalam tempat yang berjauhan, menyampaikan banyak pesan ke tempat yang berlainan dalam satu waktu bersamaan. Perkembangan konsep Desa Global. Seiring berjalannya waktu, konsep ini terus berkembang. konsep ini dianggap sesuai dengan keadaan masa kini, yakni teknologi komunikasi, salah satunya adalah internet, terbukti dapat menyatukan dunia. Perkembangan teknologi seperti yang dinyatakan dalam desa global, membawa dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah orang selalu bisa mengetahui kabar terbaru yang terjadi di tempat lain, dapat berkomunikasi dan terhubung walau dalam jarak ribuan mill, mencari dan bertukar informasi. Adapun dampak negatifnya adalah kecanduan internet, orang tidak dapat hidup tanpa internet, orang yang lebih eksis di dunia maya dibandingkan dunia nyata, yang menggangu hubungan sosialnya dengan orang lain.

Manfaat Teknologi Informasi dalam Kehidupan sehari-hari
 Teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan untuk dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja. Teknologi Informasi adalah suatu teknologi untuk mengolah data : memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, dan memanipulasi data dengan berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi, kolektif, profesi, dan asosiasi profesi. Pada era informasi, jarak fisik atau jarak geografis bukan faktor penentu dalam interaksi manusia, atau lembaga usaha, sehingga dunia ini menjadi suatu kampung global atau “Global village”. Perkembangan teknologi informasi telah memacu cara baru dalam kehidupan dari awal sampai akhir seperti ini dikenal dengan e-life. Artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Selanjutnya sekarang marak  berbagai terminologi yang dimulai dwngan awalan e seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy dan lainnya. Terminologi tersebut menunjukkan bidang-bidang terapan dari teknologi informasi. Berdasarkan kebutuhan untuk berinteraksi, manusia senantiasa berupaya mencari dan mencipta sistem dan alat untuk berinteraksi, mulai dari gambar (bentuk lukisan), isyarat (tangan, asap, dan bunyi), huruf, kata, kalimat, tulisan, surat, sampai dengan telepon dan internet. Perkembangan sistem informasi dalam kehidupan manusia sebenarnya seiring dengan peradaban manusia itu sendiri yang sekarang sampai pada Teknologi Informasi. Informasi yang dibutuhkan, senantiasa dikekola, disampaikan juga terus dikembangkan, dari informasi yang sederhana seperti sekedar menggambarkan sesuatu yang bersifat indiidual, sampai pada informasi strategis seperti taktik bertempur.Pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam segala segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia.